Lahan Terbakar di Rasau Jaya, Polda Kalbar Lakukan Pendinginan agar Api Tak Meluas
PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – Kekeringan yang masih menyelimuti sebagian wilayah Kalimantan Barat memicu kembali kebakaran lahan di Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Selasa (3/2). Untuk meredam ancaman api yang berpotensi menjalar ke pemukiman dan mengganggu kualitas udara, Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalbar bergerak cepat melakukan pemadaman sekaligus pendinginan di titik kobaran api.
Operasi penanganan dilakukan sejak siang hingga sore hari, dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan berlanjut hingga 19.30 WIB. Sepanjang patroli, sejumlah lokasi rawan seperti kawasan Arang Limbung di dekat Bandara Supadio dan komplek Miari diperiksa, namun titik api yang masih aktif hanya ditemukan di wilayah Parit Toom, Kecamatan Rasau Jaya.
Di titik tersebut, puluhan meter selang dan mesin pompa portabel dikerahkan. Personel menyirami area yang kering dengan intensitas tinggi untuk memastikan api benar-benar padam, termasuk di dalam lapisan tanah yang rawan menyimpan bara tersembunyi akibat kondisi lahan Gambut yang mudah terbakar.
Kombes Pol Bambang Suharyono, Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar pemadaman permukaan, tetapi fokus pada pendinginan total agar tidak terjadi kebakaran susulan. “Kami tetap di lokasi hingga titik api benar-benar terkendali,” ujarnya.
Dia juga mengimbau masyarakat tetap waspada di musim kemarau seperti sekarang. Pembukaan lahan dengan cara membakar dinilai sangat berisiko dan bisa memicu kebakaran lebih besar yang sulit dikendalikan. Jika melihat asap atau api, warga diminta segera melapor ke pihak berwajib agar respons cepat bisa dilakukan.
Upaya ini sejalan dengan kampanye nasional penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terus digalakkan aparat dan pemerintah, seiring data historis yang menunjukkan Kalbar termasuk wilayah yang rawan karhutla saat musim kering.
Penulis: SB
Editor: Chairul