Bukan Cuma Garam, 8 Makanan Ini Ternyata Diam-diam Bikin Darah Tinggi
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Tekanan darah tinggi atau hipertensi kerap dikaitkan dengan kebiasaan mengonsumsi garam berlebihan. Namun, para ahli mengingatkan bahwa bukan hanya garam yang berperan dalam meningkatkan tekanan darah. Sejumlah jenis makanan lain ternyata dapat memicu hipertensi secara diam-diam, terutama jika dikonsumsi terlalu sering dan tanpa disadari.
Hipertensi sendiri merupakan salah satu faktor risiko utama penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Karena itu, mengenali sumber pemicunya sejak dini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Berdasarkan berbagai kajian kesehatan dan laporan medis, berikut delapan jenis makanan yang perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan tekanan darah, meski rasanya tidak selalu asin.
1. Makanan Olahan dan Kemasan
Makanan olahan seperti sosis, nugget, bakso instan, hingga makanan kaleng umumnya mengandung natrium tersembunyi dalam jumlah tinggi. Kandungan ini berfungsi sebagai pengawet dan penambah rasa, tetapi dapat menyebabkan retensi cairan yang membuat tekanan darah naik.
2. Makanan Cepat Saji
Burger, kentang goreng, ayam goreng cepat saji, dan pizza dikenal praktis, tetapi juga tinggi garam, lemak jenuh, dan kalori. Kombinasi tersebut membuat jantung bekerja lebih keras dan berkontribusi terhadap peningkatan tekanan darah jika dikonsumsi berlebihan.
3. Minuman Manis dan Bersoda
Minuman berpemanis, termasuk soda dan minuman energi, mengandung gula tinggi yang dapat meningkatkan risiko obesitas dan resistensi insulin. Kondisi ini berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi, meski tidak secara langsung terasa setelah dikonsumsi.
4. Daging Olahan
Daging asap, ham, kornet, dan bacon termasuk daging olahan yang tinggi natrium dan lemak jenuh. Konsumsi rutin daging jenis ini dikaitkan dengan peningkatan risiko hipertensi serta gangguan kardiovaskular.
5. Makanan Beku Siap Saji
Produk makanan beku seperti lasagna, sosis beku, atau nasi instan sering mengandung natrium tinggi untuk menjaga rasa dan daya simpan. Tanpa disadari, satu porsi bisa memenuhi sebagian besar batas asupan natrium harian.
6. Camilan Asin dan Gurih
Keripik, biskuit asin, dan makanan ringan kemasan sering dianggap sepele. Padahal, camilan ini bisa menjadi penyumbang natrium terbesar karena dikonsumsi berulang kali dalam sehari.
7. Alkohol
Konsumsi alkohol berlebihan diketahui dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini juga memperbesar risiko penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah.
8. Makanan Tinggi Lemak Jenuh
Makanan yang digoreng berulang kali, margarin padat, dan makanan tinggi lemak jenuh dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Dampaknya, aliran darah menjadi kurang lancar dan tekanan darah pun meningkat.
Para ahli menyarankan masyarakat untuk lebih teliti membaca label nutrisi, terutama kandungan natrium, gula, dan lemak. Mengurangi makanan olahan dan memperbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian, serta protein rendah lemak dinilai efektif membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Selain itu, menjaga berat badan ideal, rutin berolahraga, dan mengelola stres juga menjadi bagian penting dari upaya mencegah hipertensi sejak dini.
Penulis: fz
Editor: Chairul
