Polisi Tangkap Terduga Pelaku Teror di SMPN 3 Sungai Raya Kubu Raya, Sekolah Sempat Teriak Panik
PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – Kepolisian Resor Kubu Raya bergerak cepat mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam aksi **pelemparan bom rakitan di lingkungan SMPN 3 Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kalimantan Barat. Insiden yang terjadi pada Selasa siang itu sempat membuat suasana sekolah mencekam dan sebagian murid berhamburan keluar untuk mencari tempat aman.
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, terduga pelaku memasuki kompleks sekolah dan melemparkan sebuah botol berisi bahan bakar — diduga bom molotov — ke area sekolah yang kemudian menyulut percikan api dan kepulan asap. Beruntung, berkat kesigapan warga sekolah serta guru, api tidak merambat ke bangunan utama sehingga tidak ada korban jiwa maupun cedera serius yang dilaporkan.
Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menyampaikan bahwa tim polisi langsung menangkap terduga pelaku di lokasi kejadian tak lama setelah insiden dilaporkan. “Terduga pelaku sudah kami amankan guna mencegah hal yang tidak diinginkan serta proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ade kepada wartawan.
Petugas juga menerjunkan Tim Inafis Sat Reskrim Polres Kubu Raya untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara mendalam. Analisis di lokasi akan membantu penyidik mencari tahu motif aksi ini, cara perakitan bahan peledak, dan apakah ada keterlibatan pihak lain dalam rencana tersebut.
Situasi di sekitar sekolah kini telah dikendalikan petugas, sementara aparat mengimbau kepada seluruh warga sekolah, orang tua murid, dan masyarakat sekitar untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum diverifikasi. Polisi memastikan bahwa keamanan di area tersebut akan tetap ditingkatkan hingga penyelidikan rampung.
Kasus ini kembali menjadi peringatan akan pentingnya pengawasan lingkungan sekolah dan deteksi dini terhadap ancaman keamanan, termasuk penyalahgunaan bahan peledak yang bisa membahayakan siswa dan warga sekitar jika tidak segera diantisipasi. Polisi berjanji akan terus mengupdate perkembangan penyidikan kepada publik setelah lebih banyak fakta terungkap.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
