Kualitas Udara Tidak Sehat Akibat Asap Karhutla, Dinas Pendidikan Pontianak Imbau Sekolah Batasi Aktivitas Luar Ruangan
PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Dinas Pendidikan Kota Pontianak mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di wilayah ini untuk membatasi aktivitas belajar di luar ruangan menyusul kondisi kualitas udara yang terpantau tidak sehat akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Melalui surat edaran yang ditujukan kepada seluruh kepala sekolah, instansi pendidikan setempat menegaskan bahwa kegiatan di luar ruang seperti pelajaran olahraga dan ekstrakurikuler berpotensi membahayakan kesehatan siswa karena paparan asap. Oleh karena itu, sekolah diminta untuk menyesuaikan kegiatan tersebut ke dalam ruangan tertutup.
Selain itu, imbauan juga turut menyasar seluruh warga sekolah — dari kepala sekolah, guru, hingga peserta didik — agar menggunakan masker saat berada di luar ruangan untuk meminimalkan risiko gangguan pernapasan akibat partikel asap yang halus.
Tidak hanya kepada pihak sekolah, Dinas Pendidikan juga mengajak orang tua atau wali murid untuk ikut memperhatikan dan mengatur aktivitas anak di rumah. Orang tua diminta membatasi kegiatan di luar rumah, terutama pada malam hari ketika kabut asap cenderung lebih pekat, serta memastikan anak-anak memperbanyak minum air putih dan konsumsi makanan bergizi untuk menjaga daya tahan tubuh.
Secara umum, fenomena kabut asap ini merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan Barat, yang menyebabkan kualitas udara di beberapa hari terakhir terpantau menurun sehingga masuk dalam kategori yang berisiko bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan lainnya.
Penulis: Nv
Editor: Chairul