Mesra dengan China, Inggris Bikin Donald Trump Meradang!
PONTIANAKMEREKAM.COM, LONDON – Langkah diplomatik Inggris yang kini tampak makin “mesra” dengan China menuai reaksi keras dari Amerika Serikat. Mantan Presiden AS, Donald Trump, secara terbuka meluapkan kekesalannya terhadap kedekatan dua negara tersebut yang dinilai bisa mengancam keseimbangan politik global.
Hubungan London dan Beijing yang semakin cair ini terlihat dari serangkaian dialog ekonomi dan kerja sama strategis yang kembali dibuka. Namun, keharmonisan ini justru dipandang sinis oleh Trump, yang selama ini dikenal mengambil garis keras terhadap pengaruh Negeri Tirai Bambu.
Trump menyebut bahwa Inggris seharusnya lebih waspada terhadap ekspansi pengaruh China. Ia menilai sikap lunak Inggris bisa menjadi celah bagi China untuk memperkuat dominasinya di daratan Eropa dan pasar global.
Sentimen “Sewot” Donald Trump Kemarahan Trump bukan tanpa alasan. Sebagai sekutu tradisional, Amerika Serikat di bawah pengaruh Trump selalu mendorong negara-negara Barat untuk membatasi ketergantungan pada teknologi dan investasi China. Langkah Inggris yang justru membuka pintu lebih lebar dianggap sebagai bentuk ketidaksetiaan terhadap aliansi transatlantik.
“Inggris sepertinya lupa siapa sekutu sejatinya. Menjadi terlalu dekat dengan China adalah kesalahan besar,” ujar seorang sumber yang mengutip sentimen negatif dari kubu Trump.
Inggris Tetap pada Jalurnya Di sisi lain, pemerintah Inggris tampak berupaya menyeimbangkan antara kepentingan keamanan nasional dan kebutuhan ekonomi pasca-Brexit. London menegaskan bahwa kerja sama dengan China diperlukan demi stabilitas pasar dan investasi, meski tetap waspada pada isu-isu sensitif.
Kini, dunia tengah menanti bagaimana hubungan segitiga antara London, Washington, dan Beijing ini akan berkembang. Akankah tekanan dari AS membuat Inggris menarik rem darurat, atau justru hubungan dengan China akan semakin “lengket” mengabaikan kritik dari seberang samudera?
Penulis: Nv
Editor: Chairul
