PONTIANAKMEREKAM.COM, BANGKOK – Kebersamaan antara Shayne Pattynama dan Buriram United resmi berakhir. Klub raksasa Liga Thailand tersebut mengumumkan bahwa kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama, sekaligus mengakhiri perjalanan singkat pemain Timnas Indonesia itu bersama Buriram United.

Kabar perpisahan ini menjadi perhatian publik sepak bola Indonesia dan Asia Tenggara, mengingat Shayne Pattynama merupakan salah satu pemain naturalisasi yang cukup konsisten memperkuat Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional. Keputusan berpisah ini disebut diambil secara profesional dan atas kesepakatan bersama antara pemain dan manajemen klub.

Dalam pernyataan resminya, Buriram United menyampaikan apresiasi atas kontribusi Shayne selama membela klub. Manajemen menilai Shayne telah menunjukkan sikap profesional, etos kerja tinggi, serta komitmen penuh selama berada di Thailand, meskipun menit bermainnya terbilang terbatas.

Shayne Pattynama bergabung dengan Buriram United dengan harapan mendapatkan tantangan baru di level Asia. Liga Thailand dikenal memiliki persaingan yang ketat dan kualitas kompetisi yang terus meningkat. Namun, dinamika tim dan kebutuhan taktik membuat peran Shayne belum maksimal sesuai ekspektasi awal.

Selama membela Buriram United, Shayne lebih banyak bersaing dengan pemain asing dan lokal yang sudah lebih dulu menjadi bagian inti skuad. Situasi tersebut membuat kesempatan bermain reguler menjadi terbatas, sehingga berdampak pada jam terbangnya di kompetisi domestik maupun kontinental.

Keputusan berpisah ini dinilai sebagai langkah realistis bagi kedua pihak. Bagi Buriram United, perombakan skuad menjadi bagian dari strategi untuk menghadapi kompetisi musim berikutnya. Sementara bagi Shayne, keputusan ini membuka peluang baru untuk mencari klub yang dapat memberikan waktu bermain lebih konsisten.

Bagi Timnas Indonesia, status klub Shayne Pattynama tetap menjadi sorotan. Jam bermain di level klub sangat berpengaruh terhadap performa dan kebugaran pemain saat membela tim nasional. Oleh karena itu, kepindahan Shayne ke klub baru diharapkan dapat menjaga ritme permainannya menjelang agenda internasional.

Sejumlah spekulasi mulai bermunculan terkait masa depan Shayne Pattynama. Beberapa pihak menilai ia berpeluang kembali merumput di Eropa, sementara opsi bermain di Liga Asia Tenggara atau Liga Indonesia juga disebut-sebut sebagai kemungkinan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Shayne mengenai klub tujuan berikutnya.

Pengamat sepak bola menilai Shayne masih memiliki nilai jual yang baik. Dengan pengalaman bermain di luar negeri serta status sebagai pemain Timnas Indonesia, ia dinilai tetap menarik bagi klub yang membutuhkan bek kiri modern dengan kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang.

Perpisahan dengan Buriram United menjadi bagian dari dinamika karier profesional seorang pesepak bola. Tidak semua kerja sama berjalan sesuai rencana, namun keputusan untuk berpisah dinilai sebagai langkah dewasa demi kepentingan jangka panjang pemain dan klub.

Publik sepak bola Indonesia kini menantikan langkah selanjutnya dari Shayne Pattynama. Klub baru yang akan dibelanya diyakini akan sangat menentukan arah kariernya ke depan, sekaligus menjaga peluangnya tetap menjadi bagian penting dari skuad Garuda.

Penulis: SB

Editor: Chairul

Iklan