PONTIANAKMEREKAM.COM, TANGGERANG – Warga di sepanjang bantaran Sungai Cisadane, Kota Tangerang, dikejutkan dengan bunyi sirene peringatan dini pada hari ini. Sirene tersebut menandakan bahwa status Sungai Cisadane berada pada Siaga 3, menyusul meningkatnya debit air akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Bunyi sirene terdengar dari sistem peringatan banjir yang terpasang di sejumlah titik pemantauan sungai. Aktivasi sirene dilakukan sebagai langkah antisipatif agar masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan air sungai.
Berdasarkan informasi dari pihak terkait, kenaikan muka air Sungai Cisadane dipicu oleh intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah hulu dan daerah sekitar Tangerang. Kondisi tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat secara signifikan, meskipun hingga saat ini belum dilaporkan adanya luapan besar ke permukiman warga.
Status Siaga 3 menunjukkan bahwa kondisi sungai berada pada level waspada. Pada tahap ini, masyarakat diminta untuk terus memantau perkembangan situasi, menyiapkan langkah evakuasi dini, serta mengamankan barang-barang penting, terutama bagi warga yang bermukim di dataran rendah dan dekat aliran sungai.
Pemerintah daerah bersama petugas gabungan telah meningkatkan pemantauan di sejumlah titik rawan. Petugas juga disiagakan untuk memastikan sistem peringatan dini berfungsi dengan baik serta memberikan informasi terkini kepada masyarakat jika terjadi perubahan status.
Selain itu, warga diimbau untuk tidak beraktivitas di sekitar bantaran sungai dan menghindari kegiatan yang berpotensi membahayakan keselamatan. Orang tua diminta memastikan anak-anak tidak bermain di dekat aliran Sungai Cisadane, mengingat arus air dapat meningkat secara tiba-tiba.
Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat agar tidak panik, namun tetap waspada. Informasi resmi mengenai kondisi Sungai Cisadane akan terus disampaikan melalui kanal komunikasi pemerintah daerah dan instansi terkait. Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.
Seiring dengan status Siaga 3, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan peningkatan status ke level yang lebih tinggi apabila curah hujan kembali meningkat. Pemerintah daerah menyiapkan skenario penanganan darurat, termasuk kesiapan lokasi pengungsian jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Kondisi cuaca di wilayah Tangerang sendiri masih berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, masyarakat diminta terus mengikuti perkembangan cuaca dan peringatan dini yang dikeluarkan oleh pihak berwenang.
Dengan dibunyikannya sirene peringatan dini Sungai Cisadane, pemerintah berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, khususnya banjir yang kerap terjadi pada musim hujan.
Penulis: SB
Editor: Chairul

