PONTIANAKMERKAM.COM, PONTIANAK – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) telah merilis data penjualan mobil sepanjang tahun 2025, menggambarkan tren preferensi konsumen otomotif Tanah Air. Meski penjualan nasional secara total mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, beberapa jenis kendaraan tetap menunjukkan popularitas yang kuat, terutama mobil penumpang keluarga dan multi-purpose vehicle (MPV) yang masih menjadi favorit masyarakat Indonesia.
Data Penjualan Nasional 2025
Gaikindo mencatat sepanjang tahun 2025, penjualan mobil nasional dari pabrik ke dealer (wholesale) mencapai 803.687 unit, sementara dari dealer ke konsumen akhir (retail) mencapai 833.692 unit. Meskipun angka ini turun dibanding tahun 2024, tren tersebut mencerminkan dinamika pasar yang menghadapi ketidakpastian ekonomi dan melemahnya daya beli konsumen.
Hal yang menarik adalah bagaimana jenis dan model mobil tertentu tetap meraih posisi puncak meskipun total penjualan menurun. Data penjualan hingga Desember 2025 menunjukkan bahwa konsumen masih memfavoritkan kendaraan penumpang keluarga yang praktis, hemat bahan bakar, dan bernilai jual tinggi di pasar Indonesia.
Mobil Terlaris 2025: Dominasi Toyota dan Segmen MPV
Berdasarkan data Gaikindo yang dipublikasikan sepanjang 2025, Toyota memimpin pasar otomotif Indonesia sebagai merek dengan angka penjualan tertinggi — jauh meninggalkan kompetitor lain. Hal ini terutama didukung oleh model-model MPV dan kendaraan keluarga yang sangat diminati.
Beberapa model yang konsisten berada di posisi atas sebagai mobil terlaris di Indonesia pada 2025 antara lain:
-
Toyota Kijang Innova (termasuk varian Reborn dan Zenix) – menjadi salah satu mobil terlaris secara konsisten sepanjang tahun, terutama di segmen keluarga dan kendaraan penumpang menengah-atas.
-
Toyota Calya & Avanza – MPV yang tetap laku keras sebagai pilihan pertama keluarga muda dan pengguna sebagai kendaraan harian.
-
Daihatsu Sigra – menjadi kendaraan favorit di segmen LCGC & MPV murah bagi konsumen di daerah dan perkotaan.
-
Honda Brio – meskipun bersegmentasi hatchback, tetap menjadi favorit generasi muda dan pembeli pertama karena ukuran kompak dan efisiensi bahan bakarnya.
Dominasi model Toyota tidak hanya terlihat di panggung merek, tetapi secara langsung pada jenis kendaraan yang paling laku, yaitu MPV serta kendaraan keluarga yang mengutamakan ruang kabin luas dan fungsionalitas tinggi.
Segmen Hatchback dan SUV Mendapat Perhatian
Selain MPV, segmen hatchback dan SUV juga menunjukkan pertumbuhan minat, meski tidak sekuat segmen kendaraan keluarga. Hatchback seperti Honda Brio terus dipilih karena efisien untuk penggunaan harian di perkotaan.
Sedangkan SUV dan crossover mulai meraih perhatian dengan hadirnya model baru dan tren kendaraan yang lebih petualang, meskipun volume penjualannya masih kalah dengan MPV dan hatchback. Kehadiran SUV hybrid dan SUV ramah lingkungan juga mulai mengubah preferensi konsumen secara perlahan.
Peran Merek Non-Jepang, Termasuk EV
Merek selain Jepang juga menunjukkan perkembangan, terutama dalam kendaraan listrik (EV). Berdasarkan data penjualan wholesale dan retail, merek seperti BYD asal China berhasil menembus posisi keenam merek terlaris sepanjang 2025, mencatat puluhan ribu unit terjual. Ini menandai masuknya kendaraan elektrifikasi dalam pilihan konsumen Indonesia, meskipun pangsa pasar masih di bawah merek Jepang yang dominan.
Penjualan model-model EV tersebut termasuk kendaraan keluarga atau MPV canggih yang menawarkan teknologi ramah lingkungan, menambah keragaman pilihan bagi konsumen yang mulai mempertimbangkan kendaraan listrik.
Faktor yang Mempengaruhi Tren Penjualan
Beberapa faktor yang memengaruhi tren penjualan mobil 2025 antara lain:
-
Preferensi keluarga Indonesia terhadap MPV dan kendaraan penumpang yang nyaman dan luas.
-
Stabilitas jaringan after-sales dari merek besar seperti Toyota, Daihatsu, dan Honda.
-
Perlambatan ekonomi dan daya beli masyarakat, yang membuat konsumen lebih selektif dalam memilih kendaraan baru.
-
Masuknya model EV dan kendaraan hibrid, membuka tren baru meskipun belum dominan.
Outlook Pasar Otomotif 2026
Melihat tren tersebut, pasar otomotif Indonesia tampaknya akan terus dipengaruhi oleh kebutuhan kendaraan keluarga yang praktis, bernilai jual kuat, serta memiliki biaya pemakaian efisien. Segmen SUV dan EV juga diperkirakan bakal tumbuh seiring perkembangan infrastruktur dan kebijakan pemerintah yang mendukung elektrifikasi otomotif.
Penulis: Nv
Editor: Chairul

