PONTIANAKMERKEAM.COM, PONTIANAK – Inter Milan kembali mengukuhkan posisinya sebagai capolista atau pemimpin klasemen Liga Italia Serie A musim 2025/26 setelah meraih hasil positif dalam beberapa laga terakhir. Dengan performa yang stabil dan keunggulan tipis atas pesaing utama seperti AC Milan dan Napoli, gambaran demi gambaran pelan-pelan “hilal Scudetto” mulai terlihat di langit Nerazzurri.

📊 Klasemen Akhir Paruh Musim Bernada Optimis

Inter Milan saat ini memuncaki klasemen sementara Serie A dengan 49 poin dari 21 pertandingan, unggul tiga poin atas AC Milan yang berada di posisi kedua dan enam poin atas Napoli di posisi ketiga. Hasil ini diperoleh setelah kemenangan tipis 1–0 atas Udinese, di mana gol tunggal dari Lautaro Martínez memastikan Nerazzurri membawa pulang tiga poin penting.

Klasemen sementara mencatat Inter memiliki 16 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 4 kekalahan, dengan selisih gol yang positif tajam yang mencerminkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.

Momentum dan Konsistensi Inter: Benarkah Gelar Dekat?

Statistik menunjukkan Inter Milan bukan sekadar kebetulan berada di puncak klasemen. Dalam lima musim terakhir, klub ini hanya sekali mencapai angka poin serupa pada fase yang sama musim ini, dan sebagian besar dari pencapaian tersebut berujung pada gelar Scudetto. Performa konsisten seperti ini tidak hanya menunjukkan kualitas tim tetapi juga ketangguhan mental menghadapi tekanan persaingan.

Pelatih Cristian Chivu menekankan pentingnya menjaga momentum sambil tetap realistis. “Pekan demi pekan kami fokus pada pertandingan berikutnya. Statistik membantu, namun kami tahu jalannya masih panjang,” ujar Chivu dalam konferensi pers usai laga melawan Udinese.

🔥 Persaingan Tetap Ketat dengan Milan dan Napoli

Meski berada di posisi puncak, Inter Milan tidak dapat berpuas diri. AC Milan, yang baru saja menang 1–0 atas Lecce di San Siro, terus menempel ketat dengan selisih tiga poin dari pemimpin klasemen. Sementara napoli tetap menjadi ancaman serius dengan skuad kuat dan pengalaman juara di musim sebelumnya.

Napoli bahkan sempat mengambil alih puncak klasemen pada awal Desember lalu, sebelum Inter bangkit kembali. Persaingan ini memperlihatkan bahwa Scudetto musim ini bisa ditentukan hanya dalam hitungan poin tipis atau pertandingan head-to-head penting antara kandidat gelar.

⚠️ Tantangan Besar Masih Menanti

Hasil imbang kontra Napoli baru-baru ini (2–2) menjadi pengingat bahwa Nerazzurri masih memiliki pekerjaan rumah. Inter sempat memimpin dua kali dalam laga itu, namun Napoli tidak menyerah dan terus mengejar hingga akhir pertandingan. Tantangan seperti ini mempertegas bahwa kesalahan kecil dapat berakibat fatal dalam perebutan gelar.

Selain itu, jadwal padat kompetisi — termasuk kompetisi Eropa — menuntut rotasi skuad yang cermat serta ketahanan fisik pemain di tengah kompetisi sengit. Chivu kemungkinan besar akan diuji dalam mengelola waktu bermain para pilar utama agar performa tim tetap stabil hingga akhir musim.

Dengan posisi puncak klasemen, tren positif dalam beberapa musim terakhir, serta persentase kemenangan yang tinggi, Inter Milan memang semakin dekat dengan gelar Scudetto Serie A 2025/26. Namun, persaingan sengit dengan AC Milan dan Napoli memastikan bahwa drama perebutan gelar akan terus berlanjut sampai pekan-pekan akhir liga.

Jika Nerazzurri mampu mempertahankan ritme kemenangan dan meminimalisir kehilangan poin dalam laga-laga krusial, narasi “Pelan-pelan Hilal Inter Raih Scudetto Terlihat” bukan sekadar judul — melainkan kenyataan yang akan terukir dalam sejarah Serie A musim ini.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan