Kecelakaan Beruntun di Bundaran Mayor Alianyang, Sopir Pick Up Diduga Main HP Saat Mengemudi
PONTIANAKMEREKAM.COM, KUBU RAYA – Kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan satu unit mobil pick up dan tiga sepeda motor di Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di kawasan Bundaran Mayor Alianyang, Kabupaten Kubu Raya, akhirnya terungkap penyebabnya. Peristiwa yang terjadi pada Selasa (13/1/2026) malam tersebut diduga kuat dipicu kelalaian pengemudi mobil pick up yang bermain handphone saat berkendara.
Insiden kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.05 WIB dan sempat menyebabkan kemacetan panjang di jalur utama yang menghubungkan akses keluar-masuk lintas kabupaten. Mobil pick up bernomor polisi KB 8979 MH baru berhenti setelah keluar jalur, naik ke atas trotoar taman bundaran, dan menghantam sebuah pohon hingga mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari kepolisian, kecelakaan bermula ketika mobil pick up yang dikemudikan Melky melaju dari arah luar kota menuju Kota Pontianak. Saat memasuki kawasan Bundaran Mayor Alianyang yang dikenal padat arus lalu lintas, perhatian pengemudi diduga teralihkan oleh ponsel miliknya.
Akibat kurangnya konsentrasi tersebut, pengemudi tidak menyadari keberadaan sepeda motor Yamaha bernomor polisi KT 4578 ZD yang dikendarai Rahmat Hidayat di depannya. Tabrakan keras pun tidak dapat dihindari.
Benturan awal tersebut tidak membuat kendaraan berhenti. Mobil pick up justru terus melaju dan secara beruntun menabrak sepeda motor milik Yaumil Ikram dengan nomor polisi KB 3250 MP, disusul sepeda motor yang dikendarai Viktor Martahi Pandapotan bernomor polisi KB 6278 QC.
Laju kendaraan akhirnya terhenti setelah mobil pick up menyeruduk area taman Bundaran Mayor Alianyang dan menghantam pohon. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan, sementara para korban tergeletak di lokasi sebelum mendapat pertolongan.
Kasat Lantas Polres Kubu Raya IPTU J. Effendhi Kusuma melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade membenarkan hasil penyelidikan awal terkait penyebab kecelakaan tersebut. Ia menegaskan bahwa faktor kelalaian pengemudi menjadi pemicu utama insiden tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan serta hasil olah tempat kejadian perkara sementara, diduga kuat pengemudi mobil pick up KB 8979 MH sedang menggunakan handphone saat mengemudi,” ujar Aiptu Ade, Rabu (14/1/2026).
Ia menyayangkan tindakan ceroboh pengemudi yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain. Menurutnya, penggunaan ponsel saat berkendara dapat menghilangkan fokus dan memperlambat reaksi pengemudi dalam situasi darurat.
“Karena konsentrasi terpecah akibat bermain HP, pengemudi kehilangan kendali atas kendaraannya atau out of control, sehingga terjadi tabrakan beruntun terhadap tiga sepeda motor di depannya,” tegasnya.
Dalam peristiwa tersebut, beberapa korban mengalami luka-luka. Satu korban diketahui mengalami luka cukup serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Korban luka antara lain Francisco Alfin, penumpang sepeda motor KB 3250 MP, yang mengalami cedera cukup parah dan dirujuk ke RSUD dr. Soedarso. Sementara Rahmat Hidayat dan Sari Gembilan mengalami luka ringan serta trauma. Pengendara lain, Yaumil Ikram dan Viktor Martahi Pandapotan, juga mengalami luka ringan.
Saat ini, Satuan Lalu Lintas Polres Kubu Raya telah mengamankan pengemudi mobil pick up beserta barang bukti kendaraan ke Mapolres Kubu Raya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.
Pihak kepolisian kembali mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan tidak menggunakan ponsel saat berada di balik kemudi.
“Satu detik Anda melihat layar HP, nyawa orang lain taruhannya. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk disiplin dan mengutamakan keselamatan di jalan,” pungkas Ade.
Penulis: SB
Editor: Chairul
