PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Proses Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) kembali menjadi perhatian siswa kelas akhir SMA/SMK/MA di seluruh Indonesia. Salah satu tahapan paling krusial dalam seleksi ini adalah pendaftaran akun SNPMB serta pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang menjadi dasar penilaian jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).

Kesalahan kecil dalam pengisian data atau keterlambatan verifikasi dapat berdampak besar, bahkan menyebabkan siswa gagal mengikuti seleksi meski memiliki nilai akademik yang baik.

Mengenal SNPMB dan Fungsi PDSS

SNPMB merupakan sistem seleksi nasional untuk masuk perguruan tinggi negeri (PTN) yang mencakup dua jalur utama, yakni SNBP dan SNBT. Khusus jalur SNBP, PDSS menjadi instrumen utama karena berisi rekam jejak nilai rapor siswa yang diinput oleh sekolah dan diverifikasi langsung oleh siswa.

PDSS berfungsi memastikan proses seleksi berjalan adil, transparan, dan berbasis data akademik yang valid.

Tahapan Cara Daftar Akun SNPMB untuk Siswa

Langkah awal yang wajib dilakukan seluruh calon peserta SNPMB adalah membuat akun SNPMB secara daring.

Proses pendaftaran dimulai dengan siswa mengakses portal resmi SNPMB, lalu melakukan registrasi menggunakan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), serta tanggal lahir sesuai data kependudukan. Setelah itu, siswa diwajibkan melakukan verifikasi email aktif untuk mengaktifkan akun.

Akun SNPMB ini bersifat permanen dan digunakan sepanjang proses seleksi, baik SNBP maupun SNBT.

Alur Pengisian PDSS oleh Sekolah

Pengisian PDSS dilakukan oleh pihak sekolah melalui akun resmi sekolah di portal SNPMB. Sekolah bertugas menginput:

  • data identitas siswa,

  • nilai rapor semester 1 hingga 5,

  • serta menentukan siswa yang masuk kategori eligible sesuai kuota yang ditetapkan.

Setelah seluruh data dimasukkan dan diverifikasi internal sekolah, PDSS akan dikunci dan siap diverifikasi oleh siswa.

Cara Siswa Memverifikasi Data PDSS

Setelah data diinput oleh sekolah, siswa wajib melakukan pengecekan mandiri melalui akun SNPMB masing-masing. Pada tahap ini, siswa harus memastikan:

  • nama dan NISN sudah benar,

  • nilai rapor tiap semester sesuai,

  • tidak ada kesalahan mata pelajaran atau jurusan.

Jika data sudah sesuai, siswa wajib memberikan persetujuan. Apabila ditemukan kesalahan, siswa harus segera melapor ke sekolah sebelum batas waktu finalisasi.

Tanpa persetujuan siswa, data PDSS dinyatakan belum sah.

Kelengkapan Data yang Harus Disiapkan

Agar proses berjalan lancar, berikut data penting yang perlu dipersiapkan sejak awal:

Data Identitas

  • NISN aktif dan valid

  • NPSN sekolah

  • Email aktif dan nomor ponsel

Data Akademik

  • Nilai rapor semester 1–5

  • Informasi jurusan (IPA/IPS/SMK)

  • Peringkat kelas (jika tersedia)

Data Pendukung

  • Sertifikat prestasi akademik atau non-akademik (jika ada)

  • Surat keterangan siswa eligible dari sekolah

 

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Beberapa kesalahan umum yang sering terjadi antara lain:

  • siswa tidak memverifikasi PDSS,

  • nilai rapor salah input,

  • penggunaan email tidak aktif,

  • terlambat melapor saat ada kesalahan data.

Kesalahan ini dapat membuat siswa otomatis tidak dapat mengikuti seleksi SNBP.

Pendaftaran SNPMB dan pengisian PDSS merupakan tahapan penting yang menentukan peluang siswa masuk PTN melalui jalur prestasi. Ketelitian, komunikasi aktif dengan pihak sekolah, serta disiplin mengikuti jadwal menjadi kunci utama agar proses seleksi berjalan lancar dan peluang lolos semakin besar.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink