PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK  – Bodi mobil yang mulus dan mengilap menjadi kebanggaan pemilik kendaraan. Namun dalam penggunaan sehari-hari, mobil kerap mengalami baret halus, serta terkena getah pohon atau kotoran burung yang jika dibiarkan terlalu lama bisa merusak lapisan cat. Kabar baiknya, masalah tersebut bisa diatasi dengan cara yang relatif mudah dan aman, asalkan dilakukan dengan teknik yang tepat.

Perawatan bodi mobil tidak selalu harus mahal atau langsung ke bengkel. Dengan pemahaman yang benar, pemilik mobil bisa melakukan penanganan awal secara mandiri tanpa merusak clear coat.

Sebelum melakukan perbaikan, penting mengenali jenis kerusakan:

  • Baret halus (swirl mark): biasanya akibat gesekan debu, lap microfiber kotor, atau bekas cuci mobil.

  • Baret sedang: terasa sedikit dalam saat diraba, namun belum menembus cat dasar.

  • Noda getah pohon: lengket dan mengeras jika terkena panas matahari.

  • Kotoran burung: bersifat asam, bisa merusak cat bila tidak segera dibersihkan.

Penanganan yang salah justru bisa memperparah kondisi cat.

Untuk baret halus, langkah berikut bisa dilakukan:

  1. Cuci mobil terlebih dahulu
    Pastikan bodi bersih dari debu dan pasir agar tidak menimbulkan goresan baru.

  2. Gunakan kompon atau scratch remover khusus
    Oleskan sedikit pada kain microfiber bersih, lalu gosok perlahan searah baret. Hindari tekanan berlebihan.

  3. Lap dengan kain microfiber kering
    Setelah baret memudar, bersihkan sisa produk hingga permukaan kembali mengilap.

  4. Aplikasikan wax atau sealant
    Wax berfungsi melindungi cat dan menyamarkan swirl mark ringan.

Untuk hasil maksimal, lakukan di tempat teduh dan permukaan bodi dalam kondisi dingin.

Getah pohon sering menempel tanpa disadari, terutama saat parkir di bawah pepohonan. Penanganannya sebagai berikut:

  • Gunakan air hangat atau quick detailer untuk melunakkan getah.

  • Tempelkan kain microfiber basah beberapa menit di area getah.

  • Gosok perlahan, jangan dikerik dengan benda keras.

  • Bila masih membandel, gunakan tar remover atau cairan pembersih khusus bodi mobil.

Hindari penggunaan bensin, thinner, atau alkohol keras karena dapat merusak lapisan clear coat.

Kotoran burung harus segera dibersihkan karena kandungan asamnya cukup tinggi.

Langkah aman:

  1. Siram area dengan air bersih.

  2. Letakkan kain microfiber basah selama 2–3 menit agar kotoran melunak.

  3. Lap perlahan tanpa tekanan.

  4. Bilas dan keringkan, lalu aplikasikan wax tipis.

Jangan pernah mengelap kotoran burung dalam kondisi kering karena dapat menimbulkan baret.

Beberapa kebiasaan yang justru merusak cat mobil:

  • Mengelap noda dengan tisu atau lap kasar

  • Membersihkan mobil saat bodi panas

  • Menggunakan cairan pembersih rumah tangga

  • Menggosok terlalu keras area baret

Perawatan yang salah dapat menyebabkan warna cat kusam dan tidak merata.

Baret halus, noda getah pohon, dan kotoran burung memang umum terjadi pada mobil, namun bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan teknik yang tepat, alat sederhana, dan kesabaran, cat mobil bisa kembali kinclong tanpa harus repaint. Perawatan rutin dan kebiasaan membersihkan noda sedini mungkin menjadi kunci utama menjaga tampilan mobil tetap prima. (nv )

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan

Banner BlogPartner Backlink.co.id Seedbacklink