BMKG Keluarkan Peringatan Dini! Hujan Lebat Masih Mengintai Sejumlah Wilayah Kalbar

Kalbar Masih Berpotensi Diguyur Hujan Hingga 18 Juli, Sejumlah Daerah Diminta Waspada

PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Barat periode 16–18 Juli 2026. Dalam periode tersebut, sejumlah daerah diperkirakan masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

BMKG menyebut potensi hujan tidak terjadi secara merata, namun dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang di beberapa wilayah. Kondisi ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, genangan air, tanah longsor di daerah rawan, hingga pohon tumbang.

Wilayah yang berpotensi terdampak meliputi sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Barat, termasuk Pontianak, Kubu Raya, Mempawah, Landak, Sanggau, Sekadau, Sintang, Melawi, Kapuas Hulu, Bengkayang, Sambas, Singkawang, Ketapang, Kayong Utara, dan beberapa daerah lainnya dengan tingkat potensi yang berbeda-beda selama periode prakiraan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, nelayan, pelaku transportasi sungai, serta masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor.

Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan dapat mengurangi jarak pandang dan membuat permukaan jalan menjadi licin. Selain itu, warga diimbau menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat terjadi hujan disertai angin kencang.

BMKG menegaskan prakiraan cuaca bersifat dinamis sehingga masyarakat diharapkan rutin mengikuti pembaruan informasi cuaca resmi agar dapat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan