PONTIANAK MEREKAM.COM, NEW JERSEY – Perjalanan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat setelah tersingkir pada babak 16 besar. Kekalahan tersebut langsung memicu gelombang kritik dari media, pengamat sepak bola, hingga para suporter yang menilai performa Selecao jauh dari harapan.

Brasil datang ke turnamen sebagai salah satu kandidat juara. Kehadiran pelatih Carlo Ancelotti bahkan sempat meningkatkan optimisme publik bahwa Selecao mampu mengakhiri penantian panjang meraih trofi Piala Dunia.

Namun, harapan itu pupus setelah Brasil gagal melewati babak 16 besar. Penampilan tim dinilai kurang meyakinkan, terutama dalam membongkar pertahanan lawan dan memanfaatkan peluang di depan gawang.

Sejumlah media Brasil memberikan penilaian keras terhadap performa tim. Beberapa di antaranya menyebut permainan Brasil kehilangan identitas, minim kreativitas, dan gagal menunjukkan kualitas sebagai tim yang memiliki sejarah panjang di Piala Dunia.

Pelatih Carlo Ancelotti turut menjadi sorotan. Keputusan taktik, pergantian pemain, hingga pemanfaatan sejumlah bintang dianggap tidak memberikan dampak signifikan sepanjang turnamen.

Nama Neymar juga kembali menjadi perbincangan. Penyerang senior tersebut dinilai belum mampu memberikan kontribusi maksimal karena kondisi kebugarannya yang belum sepenuhnya pulih, sehingga menit bermainnya sangat terbatas selama turnamen.

Di media sosial, tagar terkait kegagalan Brasil sempat menjadi tren. Banyak pendukung mengungkapkan kekecewaan terhadap performa tim, sementara sebagian lainnya meminta evaluasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan tim nasional menuju turnamen berikutnya.

Meski menuai kritik, sejumlah mantan pemain Brasil meminta publik tidak menyalahkan satu individu. Mereka menilai kegagalan tersebut merupakan tanggung jawab seluruh tim, mulai dari pemain, pelatih, hingga federasi sepak bola Brasil.

Tersingkirnya Brasil sekaligus memperpanjang penantian negara lima kali juara dunia itu untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia. Kini, fokus Selecao diperkirakan akan beralih pada proses evaluasi dan regenerasi skuad menjelang kompetisi internasional berikutnya.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan