BMKG Ingatkan Hujan Lebat di Kalbar, Sejumlah Wilayah Berstatus Waspada hingga 4 Juli

Rilisan BMKG Kalbar peringatan dini cuaca 3 hari kedepan di Kalimantan Barat-bmkg_kalbar-Instagram

PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio, BMKG Kalimantan Barat, merilis peringatan dini cuaca untuk periode Kamis, 2 Juli hingga Sabtu, 4 Juli 2026. Masyarakat di sejumlah wilayah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu berbagai dampak hidrometeorologi.

Berdasarkan pembaruan BMKG, pada Kamis (2/7) terdapat dua wilayah yang masuk kategori waspada, yakni Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Kapuas Hulu. Kedua daerah tersebut diprakirakan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat.

Sementara itu, pada Jumat (3/7) BMKG tidak mencantumkan wilayah yang masuk dalam daftar peringatan dini cuaca. Dengan kata lain, tidak ada daerah di Kalimantan Barat yang berstatus waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat pada hari tersebut.

Memasuki Sabtu (4/7), potensi hujan kembali meningkat. BMKG menetapkan Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Sambas sebagai wilayah yang perlu mewaspadai hujan sedang hingga lebat.

BMKG menjelaskan bahwa kategori waspada menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Sementara kategori siaga mengindikasikan peluang hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan kategori awas digunakan untuk potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca terbaru. Pengguna jalan, nelayan, petani, serta warga yang beraktivitas di luar ruangan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Selain itu, warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, maupun daerah dengan banyak pepohonan diharapkan melakukan langkah antisipasi sejak dini guna meminimalkan risiko akibat cuaca buruk. BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti informasi resmi melalui kanal BMKG karena prakiraan cuaca dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan