PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Rusia kembali melancarkan serangan udara berskala besar ke Ukraina dengan mengerahkan rudal dan pesawat nirawak (drone) yang menghantam ibu kota Kyiv serta sejumlah wilayah lainnya. Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, sekaligus memicu peningkatan kewaspadaan militer di kawasan Eropa.
Menurut laporan otoritas Ukraina, rentetan serangan terjadi pada malam hingga dini hari dan menyasar kawasan permukiman serta infrastruktur penting. Tim penyelamat langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan menangani warga yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Selain menimbulkan korban manusia, serangan juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah bangunan dan fasilitas umum. Asap tebal terlihat membumbung dari beberapa titik di Kyiv setelah ledakan mengguncang kota.
Di tengah meningkatnya eskalasi, negara-negara anggota NATO meningkatkan kesiapsiagaan. Jet tempur disiagakan untuk memantau ruang udara di wilayah timur aliansi sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan meluasnya dampak konflik.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kembali menyerukan dukungan internasional guna memperkuat sistem pertahanan udara negaranya. Pemerintah Ukraina menilai serangan terbaru menunjukkan ancaman terhadap wilayah sipil masih sangat tinggi.
Sementara itu, perang yang telah berlangsung sejak 2022 terus memicu ketegangan geopolitik di kawasan Eropa. Serangan udara besar-besaran dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu eskalasi paling intens, dengan Rusia terus menggunakan kombinasi rudal dan drone dalam operasinya.
Pihak berwenang Ukraina masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban dan tingkat kerusakan akibat serangan tersebut. Proses evakuasi dan pencarian korban juga terus berlangsung di sejumlah lokasi terdampak.
Penulis: Nv
Editor: Chairul

