BMKG Kalbar Keluarkan Peringatan Dini Cuaca 7–9 Juni 2026, Kapuas Hulu Masuk Status Siaga
PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Kalimantan Barat merilis peringatan dini cuaca untuk periode 7 hingga 9 Juni 2026. Sejumlah wilayah di Kalimantan Barat diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang sesaat.
Berdasarkan pembaruan data BMKG pada Minggu (7/6/2026), wilayah yang masuk kategori waspada pada hari pertama meliputi Kabupaten Kapuas Hulu, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Melawi, Sambas, Sekadau, dan Sintang. Daerah-daerah tersebut berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang perlu diantisipasi masyarakat.
Memasuki Senin (8/6/2026), potensi hujan sedang hingga lebat masih diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah. Kabupaten Kapuas Hulu, Ketapang, Melawi, dan Sintang menjadi daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca buruk yang dapat memengaruhi aktivitas masyarakat.
Sementara itu, pada Selasa (9/6/2026), BMKG memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan cuaca di Kalimantan Barat. Kabupaten Bengkayang, Kayong Utara, Ketapang, Kubu Raya, Melawi, Sambas, Sanggau, Sekadau, dan Sintang diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat.
Yang paling menjadi sorotan adalah Kabupaten Kapuas Hulu. BMKG menetapkan wilayah tersebut dalam kategori siaga karena berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya banjir, genangan air, tanah longsor, hingga kenaikan debit sungai di sejumlah kawasan rawan bencana.
Meski demikian, BMKG menyebut tidak terdapat potensi angin kencang signifikan di Kalimantan Barat selama periode 7–9 Juni 2026. Namun masyarakat tetap diminta waspada terhadap dampak cuaca yang dapat muncul akibat tingginya curah hujan dalam waktu singkat.
BMKG mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai, daerah perbukitan, serta kawasan dengan sistem drainase kurang baik untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat juga disarankan terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi yang diperbarui secara berkala guna mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Selain berpotensi memicu genangan dan banjir lokal, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat juga dapat menyebabkan jalan licin, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas transportasi. Karena itu, warga diminta lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada sore hingga malam hari ketika peluang hujan meningkat.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
