Tok! Pihak Sarwendah Sebut Nafkah Rp200 Juta Sudah Disepakati Ruben Onsu, Bantah Ada Keributan Masalah Uang
PONTIANAK MEREKAM.COM, JAKARTA – Babak baru pasca-perceraian pasangan selebritas Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menuai sorotan publik. Kali ini, pihak mantan personel Cherrybelle tersebut angkat bicara guna meluruskan simpang siur mengenai nominal uang nafkah anak yang beredar di masyarakat.
Melalui tim kuasa hukumnya, pihak Sarwendah sebut nafkah Rp200 juta sudah disepakati oleh Ruben Onsu tanpa ada perdebatan yang alot di antara kedua belah pihak.
Klarifikasi hukum ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, saat ditemui oleh awak media di kawasan Jakarta Selatan pada Kamis, 4 Juni 2026.
Chris Sam Siwu menegaskan bahwa nominal sebesar Rp200 juta per bulan tersebut bukan merupakan tuntutan sepihak yang dipaksakan oleh kliennya. Angka tersebut muncul berdasarkan perhitungan matang dan kesadaran bersama demi masa depan ketiga anak mereka.
Sejak putusan perceraian diketuk oleh majelis hakim, komunikasi antara Ruben Onsu dan Sarwendah diklaim tetap berjalan dengan sangat baik, khususnya yang menyangkut urusan tumbuh kembang anak-anak.
Pernyataan yang dirilis pada Kamis sore tersebut sekaligus menepis isu miring yang menyebutkan adanya perselisihan atau perebutan harta di balik layar pasca-perpisahan mereka.
Menurut Chris, Ruben Onsu sejak awal menunjukkan sikap yang sangat bertanggung jawab dan langsung menyetujui besaran dana bulanan tersebut untuk mencukupi kebutuhan pendidikan, kesehatan, serta kebutuhan harian buah hati mereka.
“Kami ingin meluruskan agar tidak ada asumsi liar. Pihak Sarwendah sebut nafkah Rp200 juta sudah disepakati oleh Saudara Ruben. Semua dibicarakan secara kekeluargaan, jadi tidak ada keributan soal materi,” tegas Chris Sam Siwu kepada wartawan, Kamis (4/6/2026).
Pihak kuasa hukum juga menambahkan bahwa kliennya saat ini fokus untuk menata kehidupan baru bersama anak-anak dan memastikan kondisi psikologis buah hati mereka tidak terganggu oleh pemberitaan yang keliru.
Melalui kejelasan informasi ini, pihak Sarwendah berharap publik tidak lagi membesar-besarkan masalah finansial keluarga mereka, mengingat komitmen pengasuhan bersama (co-parenting) telah disepakati kedua belah pihak demi kebaikan anak-anak.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
