PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Gangguan pelayanan air bersih di Kota Pontianak kini tidak hanya dipicu oleh faktor teknis kebocoran pipa, melainkan juga akibat dari maraknya aksi kriminalitas jalanan. Sejumlah sarana meteran air milik warga dilaporkan raib digondol pencuri.

Menyikapi fenomena gangguan kamtibmas yang merugikan masyarakat tersebut, manajemen Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa minta pelanggan tingkatkan keamanan pada instalasi air di pekarangan rumah masing-masing.

Peringatan dini dan imbauan resmi ini dikeluarkan secara terbuka oleh pihak manajemen PDAM Kota Pontianak kepada seluruh masyarakat pada Kamis, 4 Juni 2026.

Berdasarkan laporan yang masuk ke pusat pengaduan pelanggan, para pelaku kejahatan menyasar komponen meter air berbahan kuningan atau logam yang memiliki nilai ekonomis saat dijual kembali ke penampung barang bekas.

Modus operandi yang dilancarkan para pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan pemilik rumah saat kondisi sepi, terutama pada waktu dini hari ketika penghuni rumah tengah terlelap tidur.

Dampak dari pencurian alat pengukur volume air ini terbilang fatal. Selain menghentikan total suplai air bersih ke dalam rumah, pipa yang terputus akibat dicuri akan menyemburkan air dalam volume besar yang memicu pemborosan air bersih secara sia-sia.

Dalam rilis resminya yang dikeluarkan pada Kamis, manajemen PDAM mengimbau warga untuk memasang pelindung tambahan berupa kotak besi berkunci atau menimbun meter air dengan semen tanpa menutupi bagian kaca angka indikator.

“Kami dari PDAM Tirta Khatulistiwa minta pelanggan tingkatkan keamanan secara mandiri guna meminimalisir ruang gerak pelaku pencurian yang menyasar meteran air di area luar pagar rumah,” tulis manajemen dalam imbauannya, Kamis (4/6/2026).

Pelanggan yang menjadi korban pencurian disarankan untuk segera melaporkan insiden tersebut ke kantor pelayanan PDAM terdekat dengan membawa surat keterangan kehilangan dari pihak kepolisian setempat agar proses pemasangan meteran baru bisa segera ditangani.

Pihak Perumda Tirta Khatulistiwa juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memperketat patroli di kawasan permukiman demi memutus rantai pencurian sarana fasilitas publik yang meresahkan warga ini.

Penulis: Nv

Editor: Chairul

Iklan