Waspada Cuaca Ekstrem! BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Kalbar, Hujan Lebat Kilat dan Angin Kencang Intai Wilayah Ini
PONTIANAK MEREKAM.COM, PONTIANAK – Masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap perubahan cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi merilis prakiraan cuaca terbaru terkait potensi ancaman hidrometeorologi.
Dalam rilis resminya, BMKG keluarkan peringatan dini cuaca Kalbar menyusul adanya indikasi kuat pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Kondisi cuaca kurang bersahabat ini diprediksi tidak hanya membawa curah hujan tinggi, melainkan juga berpotensi besar disertai kilat, petir, serta tiupan angin kencang berdurasi singkat.
Pihak BMKG meminta warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk mengantisipasi dampak sekunder yang bisa ditimbulkan oleh amukan cuaca ekstrem ini dalam beberapa waktu ke depan.
Sejumlah dampak lingkungan yang diwaspadai antara lain adalah genangan air atau banjir bandang di kawasan dataran rendah, potensi tanah longsor, hingga ancaman pohon tumbang akibat empasan angin kencang.
Berdasarkan hasil pantauan citra satelit cuaca, sebaran potensi hujan lebat ini diprakirakan akan melanda beberapa kabupaten dan kota strategis yang ada di wilayah hukum Kalimantan Barat.
BMKG terus memperbarui data koordinat wilayah yang masuk dalam zona siaga secara berkala agar masyarakat bisa memantau pergerakan awan hujan secara langsung dan melakukan persiapan dini.
Bagi para pengendara yang tengah melintas di jalan raya saat hujan lebat berguyun, diimbau untuk segera menepi dan mencari tempat berlindung yang aman guna menghindari jarak pandang yang terbatas.
Masyarakat juga disarankan untuk tidak berlindung di bawah pohon besar atau dekat dengan papan baliho berukuran besar guna menghindari fatalitas apabila terjadi struktur tumbang atau roboh.
Melalui rilis berkala ini, BMKG berharap kerja sama dari seluruh pihak dan pemangku kebijakan daerah untuk terus menyebarluaskan informasi cuaca demi meminimalisir risiko kerugian materiil maupun korban jiwa.
Penulis: Nv
Editor: Chairul
