Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Tanggul Tambak Pemangkat, Diduga Serangan Jantung

Proses evakuasi jenazah lansia oleh petugas di tambak Pemangkat Sambas. Foto istimewa

PONTIANAKMEREKAM.COM, SAMBAS –  Warga Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia dalam kondisi tidak bernyawa di area tanggul tambak ikan, Senin (6/4/2026) pagi.

Korban diketahui berinisial FK (77), warga Desa Sebatuan. Ia ditemukan tergeletak di tepi tanggul tambak yang selama ini diketahui menjadi lokasi aktivitas sehari-harinya.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga berinisial S yang hendak menuju tambaknya sekitar pukul 07.00 WIB. Saat melintas di lokasi, saksi melihat korban sudah dalam kondisi tidak bergerak.

Menyadari adanya kejanggalan, saksi kemudian mendekat untuk memastikan kondisi korban. Setelah dipastikan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan, saksi segera meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Petugas dari Polsek Pemangkat yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi melakukan serangkaian tindakan, mulai dari olah TKP hingga meminta keterangan sejumlah saksi.

Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi ke RSUD Pemangkat guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

Kapolres Sambas melalui Kasi Humas AKP Sadoko menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal dunia akibat serangan jantung,” ujarnya.

Dugaan tersebut diperkuat dengan riwayat kesehatan korban. Berdasarkan keterangan dari saksi dan pihak keluarga, FK diketahui memiliki penyakit jantung yang telah lama dideritanya.

Selain itu, di pondok milik korban yang berada di sekitar tambak, petugas juga menemukan sejumlah obat-obatan yang diduga digunakan untuk mengatasi penyakit tersebut.

Pihak kepolisian memastikan bahwa peristiwa ini bukan merupakan tindak kriminal. Meski demikian, proses penanganan tetap dilakukan sesuai prosedur guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Polres Sambas juga menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut. Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan, terutama bagi warga lanjut usia yang memiliki riwayat penyakit serius.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bahwa penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian yang kerap terjadi secara mendadak, khususnya pada kelompok usia lanjut.

Warga diharapkan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan serta tidak mengabaikan gejala yang muncul, guna mencegah risiko yang lebih fatal di kemudian hari.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan