PONTIANAKMEREKAM.COM, PONTIANAK – Pemerintah Kota Pontianak mulai bersiap menyosialisasikan aturan baru terkait penggunaan media sosial bagi anak-anak. Kebijakan ini menegaskan bahwa akses media sosial tidak lagi sepenuhnya bebas bagi anak, melainkan perlu pengawasan dan pembatasan tertentu demi melindungi mereka dari berbagai risiko di dunia digital.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran akan dampak negatif media sosial terhadap perkembangan anak. Mulai dari paparan konten tidak layak, perundungan daring, hingga potensi kecanduan yang dapat mengganggu kesehatan mental dan proses belajar. Pemerintah menilai perlu adanya upaya preventif agar anak-anak dapat menggunakan teknologi secara bijak dan aman.

Pemkot Pontianak melalui instansi terkait akan melakukan sosialisasi secara bertahap kepada masyarakat, khususnya orang tua dan pihak sekolah. Edukasi ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengawasan penggunaan media sosial oleh anak, serta peran keluarga dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat.

Selain itu, pemerintah juga mendorong adanya kolaborasi antara orang tua, tenaga pendidik, dan lingkungan sekitar dalam mengawasi aktivitas anak di dunia maya. Dengan pendekatan bersama, diharapkan anak-anak tetap dapat memanfaatkan teknologi untuk hal positif tanpa terpapar dampak buruk yang berlebihan.

Kebijakan ini juga menekankan pentingnya literasi digital sejak dini. Anak-anak perlu dibekali kemampuan untuk mengenali risiko di internet, memahami etika bermedia sosial, serta mampu memilah informasi yang benar dan tidak menyesatkan. Dengan demikian, penggunaan media sosial dapat menjadi sarana pembelajaran yang bermanfaat, bukan justru menimbulkan masalah baru.

Di sisi lain, orang tua diharapkan lebih aktif dalam mendampingi anak saat menggunakan perangkat digital. Pengawasan tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga melalui komunikasi yang terbuka agar anak merasa nyaman untuk berbagi pengalaman mereka di dunia maya.

Pemkot Pontianak optimistis bahwa melalui sosialisasi yang masif dan berkelanjutan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak di era digital akan semakin meningkat. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan digital yang lebih aman, sehat, dan ramah bagi anak-anak di Kota Pontianak.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan