Liburan Berujung Duka, Bocah 6 Tahun Tewas Tenggelam di Pantai Gratis Singkawang

Pihak kepolisian saat mendatangi lokasi kejadian . FOTO ISTIMEWA

PONTIANAKMEREKAM.COM, SINGKAWANG – Momen liburan keluarga di kawasan wisata berubah menjadi tragedi. Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kawasan Pantai Gratis, Kecamatan Singkawang Selatan, Kalimantan Barat.

Peristiwa memilukan tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) saat korban tengah bermain air bersama orang tua dan saudaranya di area pantai.

Korban diketahui bernama Muhammad Azka (6), warga Jalan Demang Akub, Kelurahan Setapuk Besar, Kecamatan Singkawang Utara.

Lepas dari Pengawasan Saat Bermain

Menurut keterangan pihak kepolisian, insiden bermula ketika korban mandi di laut bersama keluarga di area perbatasan antara Pantai Gratis dan kawasan PLTU. Dalam situasi pantai yang cukup ramai, korban diduga terlepas dari pengawasan orang tua saat bermain di air.

Saat orang tua menyadari korban tidak berada di lokasi, pencarian langsung dilakukan dengan bantuan petugas dan warga sekitar.

Upaya pencarian tersebut akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan di aliran Sungai Air Merah dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Sempat Dilarikan ke Puskesmas

Korban kemudian segera dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolsek Singkawang Selatan, Iptu Dian Edi Sarwono, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan duka mendalam atas peristiwa yang menimpa keluarga korban.

Imbauan Pengawasan Ketat

Kepolisian mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan saat membawa anak-anak ke lokasi wisata air seperti pantai.

“Pengawasan terhadap anak sangat penting, terutama di area yang berpotensi berbahaya seperti laut dan aliran sungai,” ujar Kapolsek.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa kawasan wisata pantai memiliki risiko tinggi, terutama saat jumlah pengunjung meningkat seperti pada musim liburan.

Risiko Tinggi di Area Wisata Air

Dalam beberapa hari terakhir, kawasan pantai di Singkawang memang mengalami peningkatan jumlah pengunjung. Kondisi ini membuat pengawasan terhadap anak-anak menjadi semakin penting untuk mencegah kejadian serupa.

Selain faktor pengawasan, kondisi arus air, kedalaman, serta perubahan kontur dasar laut juga dapat menjadi ancaman yang tidak terlihat oleh pengunjung, terutama anak-anak.

Perlu Kewaspadaan Bersama

Tragedi ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata, khususnya di area perairan terbuka.

Orang tua diimbau untuk tidak lengah dan selalu mendampingi anak-anak secara langsung, serta menghindari area yang berisiko tinggi.

Sementara itu, pihak terkait diharapkan dapat terus meningkatkan pengamanan dan pengawasan di objek wisata, terutama saat lonjakan pengunjung terjadi.

Dengan meningkatnya kesadaran dan kewaspadaan bersama, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Penulis: fz

Editor: Chairul

Iklan